Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga bersama peneliti BRIN menjalankan penelitian mengenai parasit pada ikan hasil tangkapan di Kabupaten Banyuwangi. Pengambilan sampel melibatkan hasil tangkapan dari kawasan TPI Muncar dan pemeriksaan awal di laboratorium Kampus Giri.
Menurut laporan FIKKIA pada 19 Agustus 2025, pengumpulan sampel awal dilakukan pada 11–15 Agustus 2025. Penelitian mengkaji variasi parasit pada ikan dan komoditas perairan, termasuk potensi risiko kesehatan serta indikator kondisi ekosistem laut.
Kolaborasi lintas bidang tersebut melibatkan peneliti BRIN, dosen akuakultur dan kedokteran hewan, serta mahasiswa. Hasilnya diharapkan membantu penyusunan informasi dasar tentang keamanan pangan dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Mengapa penelitian ini penting bagi Banyuwangi?
Penelitian yang terdokumentasi memberikan informasi awal untuk pengelolaan potensi lokal. Hasil kajian perlu dibaca sesuai metode, batasan, dan konteks sumber aslinya; rangkuman ini tidak menggantikan publikasi ilmiah ataupun keterangan resmi lembaga.