Tim dosen Politeknik Negeri Jember memperoleh hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 tahun 2026 dari BRIN. Usulan penelitian difokuskan pada sistem produksi bawang merah dengan pemanfaatan nanosulfur Kawah Ijen serta amelioran organik.
Menurut pemberitaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tertanggal 26 Juli 2026, pendanaan ditetapkan melalui keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN. Penelitian dipimpin Edi Siswadi bersama tim lintas institusi.
Riset tersebut diarahkan untuk mempelajari teknologi pertanian yang berpotensi meningkatkan produktivitas bawang merah pada lahan marginal. Kawah Ijen disebut sebagai sumber bahan dalam tema riset; sumber berita tidak menyatakan seluruh penelitian dilakukan di Kota Banyuwangi.
Mengapa penelitian ini penting bagi Banyuwangi?
Penelitian yang terdokumentasi memberikan informasi awal untuk pengelolaan potensi lokal. Hasil kajian perlu dibaca sesuai metode, batasan, dan konteks sumber aslinya; rangkuman ini tidak menggantikan publikasi ilmiah ataupun keterangan resmi lembaga.